Edukasi Pemuda dalam Pengelolaan Sampah di Pantai Selingkuh Desa Mapak Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara
Keywords:
edukasi lingkungan, pemuda pesisir, pengelolaan sampah pantai, pemberdayaan masyarakat, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Permasalahan sampah pesisir merupakan isu lingkungan yang berdampak pada kualitas ekosistem dan keberlanjutan kawasan pantai, termasuk di Pantai Selingkuh, Desa Mapak, Kecamatan Sekarbela. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi pemuda dalam pengelolaan sampah pantai melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Mitra kegiatan adalah Pemerintah Desa Mapak dan kelompok pemuda pesisir, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang pemuda. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, edukasi dan sosialisasi lingkungan, diskusi interaktif, praktik pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pemahaman peserta dari 60,3 pada pre-test menjadi 85,7 pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 25,4 poin. Aspek pemahaman prinsip 3R meningkat dari 55,7 menjadi 84,1, sementara sikap kepedulian terhadap kebersihan pantai meningkat dari 62,3 menjadi 87,5. Selain itu, kesiapan pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan sampah pantai meningkat dari 64,8 menjadi 89,2. Temuan ini menunjukkan bahwa program edukasi pemuda efektif dalam meningkatkan kapasitas dan komitmen pemuda terhadap pengelolaan sampah pantai secara berkelanjutan serta berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lukman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










